Berita Terbaru :
Home » » Kata Bijak : Seri 10

Kata Bijak : Seri 10

Written By Odiyai Wuu on Sabtu, 06 Desember 2014 | 02.15

Kata Bijak : Seri 10


Ketika kejahatan menggertakmu ketika engkau melangkah demi kebenaran, maka janganlah mundur. Jika ia maju menggertakmu dengan satu langkah, engkau harus maju dua langkah. Percayalah, engkau akan memang dan dia akan kalah
 (Dumupa Odiyaipai) 

 Jangan takut menjadi pengkritik apapun konsekwensinya. Namun kritiklah dirimu sendiri sebelum mengkritik orang lain. Maka, engkau akan menjadi pengkritik sejati
(Dumupa Odiyaipai)

Bagi orang-orang terjajah, perayaan tahun baru adalah saat dimana mereka menulis daftar waktu lamanya penjajahan yang menimpa dirinya dengan tinta air mata, keringat, dan darah
 (Dumupa Odiyaipai)

Kebanyakan orang-orang terjajah menyambut tahun baru dengan suka ria, yang kesukariaannya hanya sesaat. Mereka lupa bahwa setelah itu mereka akan kembali berduka cita dalam keterjajahan di tahun yang mereka sambut dengan suka ria itu
 (Dumupa Odiyaipai)

Setiap memasuki tahun baru, engkau hanya punya dua pilihan saja yaitu ingin hidup seperti tahun yang berlalu atau ingin mengubah hidup di tahun yang baru, entah dalam kebaikan maupun dalam keburukan hidupmu
 (Dumupa Odiyaipai)

Sesungguhnya tak ada tahun baru yang bertahan lama di dunia ini, karena kebaruannya hanya bertahan sesaat. Setiap waktu pasti berlalu dan menjadi lama
 (Dumupa Odiyaipai)


Kebanyakan orang bersuka ria menyambut tahun baru, tetapi mereka tidak pernah menyadari bahwa usianya semakin tua dengan datangnya tahun baru itu
(Dumupa Odiyaipai)

Memasuki tahun baru, engkau pasti mengatakan selamat tahun baru kepada orang lain. Tetapi satu hal yang engkau lupa adalah engkau belum tentu selamat di tahun baru jika engkau tidak hati-hati dalam hidup engkau
(Dumupa Odiyaipai)

 Jika engkau ingin seperti kupu-kupu yang terbang indah, terlebih dahulu engkau harus menjadi kepompong yang terpenjara dalam sarungnya
(Dumupa Odiyaipai)
  
Pikiran orang yang menjajah dan yang terjajah selalu berbeda. Yang menjajah selalu berpikir untuk melestarikan penjajahannya, sementara yang terjajah selalu berpikir untuk memerdekakan dirinya. Yang penting, janganlah engkau mengimani pikiran orang yang menjajah ketika engkau berhasrat untuk merdeka
 (Dumupa Odiyaipai)


Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI