Berita Terbaru :
Home » , » Dumupa: Waspadai Money Politic di Pilkada Dogiyai

Dumupa: Waspadai Money Politic di Pilkada Dogiyai

Written By Odiyai Wuu on Rabu, 17 Desember 2014 | 04.14

Yakobus Odiyaipai Dumupa
JUBI --- Praktek money politic (politik uang) kerapkali mewarnai proses pemilihan umum di hampir semua tingkatan. Meski begitu, untuk menghasilkan pemimpin yang bersih dan berwibawa di Kabupaten Dogiyai, praktek politik uang harus diwaspadai sedini mungkin.

“Saat ini ada banyak pihak sedang bagi-bagi uang. Ini yang kami mau ingatkan kepada masyarakat Dogiyai supaya waspada dengan politik uang jelang Pilkada Dogiyai,” kata Tokoh Intelektual Dogiyai yang juga Peneliti dan Penulis Buku, Yakobus Odiyaipadi Dumupa, Minggu (13/6).

Pada Pemilu Legislatif 2009, di Dogiyai banyak terjadi politik uang. Orang yang punya yang bisa beli suara dengan uang, meski oknum tersebut gemar bicara banyak tentang pembangunan. “Tapi kasihan, tindakan mereka itu sudah mendidik masyarakat untuk mencintai uang. Ini satu upaya merusak moral masyarakat Dogiyai,” ujarnya.

Bagi Jack, orang yang akan membeli suara dengan uang pada Pilkada Dogiyai menjadi bukti bahwa orang tersebut tidak dicintai oleh masyarakat. “Memaksakan rasa cinta masyarakat dengan uang, karena selama ini mereka jauh dengan masyarakat,” katanya menilai.

Menurut analisisnya, praktek politik uang di Dogiyai sangat berpotensi untuk melakukan korupsi. Sebab setelah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati, mereka akan korupsi dana pembangunan untuk mengganti kerugian dana kampanye yang telah dibagi-bagikan kepada masyarakat untuk membeli suara.

Jika ada yang membagi-bagi uang, kata Dumupa, masyarakat tak perlu pikir banyak untuk ambil, tetapi bukan berarti memilih calon kandidat tersebut. “Nurani masyarakat tidak bisa ditukar dengan uang.”

Oleh sebab itu, para kandidat Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai hendaknya tidak menerapkan praktek politik uang. Pertarungan mesti dilakukan dengan etika dan akal sehat. Yang jelas, siapa yang akan terpilih adalah murni pilihan rakyat bukan dengan uang. (Markus You)

Sumber :Tabloid Jubi
Tanggal :14 Juni 2012
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI