Berita Terbaru :
Home » , » Calon Bupati Dogiyai Harus Memenuhi Beberapa Kriteria

Calon Bupati Dogiyai Harus Memenuhi Beberapa Kriteria

Written By Odiyai Wuu on Rabu, 17 Desember 2014 | 02.04

Kantor Bupati Dogiyai/ Foto.Ilustrasi
NABIRE – Walau hingga kini masih belum ada kepastian penyelenggaraannya, rencana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) dan siapa saja figur pemimpin di Kabupaten Dogiyai ternyata sedang hangat diperbincangkan berbagai kalangan.

Tokoh Intelektual asal Dogiyai yang juga peneliti dan penulis buku, Yakobus Odiyaipai Dumupa, S.Ip dalam perbincangan dengan Papuapos Nabire, Selasa (8/6) malam, mengemukakan beberapa hal yang menjadi sikap pribadi terhadap pelaksanaan Pemilu Kada Langsung Kabupaten Dogiyai, terutama soal kandidat Bupati dan Wakil Bupati.

Menurut Jack, pada prinsipnya semua orang Dogiyai mempunyai hak untuk mencalonkan diri. Hal itu dijamin secara hukum, demokrasi dan hak asasi manusia. Karena itu, tak ada calon Bupati atau Wakil Bupati yang diistimewakan atau mengistimewakan diri. “Siapa saja boleh mencalonkan diri dan dicalonkan oleh rakyat, dan pada akhirnya rakyatlah yang akan menentukan,” tandasnya.

Meski begitu, kata dia, siapapun calon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai nanti harus dipilih yang terbaik. “Calon yang terbaik menurut saya mempunyai beberapa kriteria. Salah satunya, calon kandidat harus bermoral. Artinya mempunyai kepribadian yang baik, misalnya tidak suka mabuk, sundal, suka menipu rakyat, atau membuat kacau apalagi membunuh orang,” tutur Dumupa.

Kriteria kedua, sebutnya, tidak pernah melakukan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) selama ini. Ketiga, berani dan bertanggungjawab, artinya orang yang berani mengambil sikap dan membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat, bukan orang yang maunya diatur oleh kepentingan tertentu.

Keempat, cerdas yaitu orang yang memahami dan memenuhi kebutuhan dan kepentingan rakyat dengan cepat dan tepat.

“Kemudian kriteria kelima, orang yang pro-penduduk asli, bukan menjadi hamba dan diatur oleh para pendatang, terutama orang non-Papua yang kerjanya memang cari makan,” ujar Jack.

Ia berpendapat, entah siapapun yang nanti terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Dogiyai, perlu dihormati. “Bagi mereka yang kalah tidak perlu cengeng dan melarikan diri dari Dogiyai. Harus dipahami bahwa Pilkada langsung adalah hal yang wajar dalam demokrasi, karena itu hasilnya nanti harus diterima dengan wajar pula,” katanya mengingatkan. (you)

Sumber : Papua Post Nabire
Tanggal : 08 Juni 2010   
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI