Berita Terbaru :

DAFTAR PENGIKUT WEB

Menuju Dogiyai Bahagia, Cukuplah Tuhan Yang Menjadi Penolong

Bupati terpilih Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP - Jubi/Abeth You
Dogiyai - Bupati Dogiyai Terpilih Periode 2017-2022, Yakobus Dumupa, S.IP mengungkapkan, apabila semua pihak di Kabupaten Dogiyai bersatu, maka ia meyakini Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengasihi dan menolong kita.

“Marilah sekarang kita bersatu dan berjuang bersama untuk mewujudkan Dogiyai Bahagia. Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengasihi dan menolong kita,” terang Yakobus Dumupa, S.IP kepada media ini, Kamis, (09/03).

Mantan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) ini mengungkapkan, bahwa dirinya bersama Oskar Makai yang diusung Partai Kebanagkitan Bangsa (PKB), PDI-P dan Genrinda telah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai yang dihelat 15 Februari 201 lalu.

“Kami meraih suara terbanyak itu bukan karena kehebatan kami. Itu tidak. Karena kami berdua hanyalah manusia biasa yang penuh kekurangan dan kelemahan. Tetapi, di belakang kami ada Tuhan Yang Maha Kuasa dan rakyat yang hebat,” katanya memuji.

Oleh karena itu, lanjut Odiyaipai (sapaan akrab) ia dan pasangan tetap menyukuri atas capaian dan penghargaan serta amanat dari Tuhan dan rakyat untuk memimpin Dogiyai selama lima tahun ke depan ini. 

“Kami bersyukur kepada Tuhan atas kasih dan pertolongannya. Kami juga berterimakasih kepada segenap rakyat Kabupaten Dogiyai atas dukungannya. Saatnya kita bersatu membangun negeri dan melayani rakyat menuju Dogiyai Bahagia,”tuturnya.

Wakil Bupati Terpilih Dogiyai, Oskar Makai menambahkan, pihaknya tak keberatan atas gugatan yang dilakukan pasangan calon lain di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, baginya hal itu merupakan hak bagi mereka yang ingin ingin menempuh upaya hukum.

“Kami tidak ada keberatan. Karena itu kepuasaan bagi teman-teman tiga Paslon itu sendiri. Tiga  Paslon sengketakan di MK karena tidak puas dengan hasil pleno perolehan perhingan suara oleh KPUD Dogiyai,” kata Oskar Makai. (AB)

Rasa Memiliki, Paslon Ya! Ok! Berterimakasih Kepada Masyarakat Dogiyai

Paslon Ya! Ok! saat menerima nomor urut pencalonan Pilkada di Moanemani, Dogiyai
Dogiyai – Jiwa yang berkelas memilih untuk setia, karena menghormati dirinya dan tak ingin menyakiti pasangannya serta masyarakat Dogiyai. Barangkali ini yang berada di dalam jiwa pasangan calon (Paslon) Yakobus Dumupa, S.Ip dan Oskar Makai, SH alias Ya! Ok! yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai.

Ya! Ok! tak diam, namun terus menerus menyampaikan rasa kebanggaan kepada masyarakat 10 distrik di Kabupaten Dogiyai, Papua. Pasalnya, Bupati terpilih Yakobus Dumupa, S.Ip, mendapatkan suara terbanyak pada Pilkada Serentak yang dihelat 15 Februari 2017 lalu.

“Terima kasih rakyat Kabupaten Dogiyai karena telah mendukung kami (Yakobus Dumupa dan Oskar Makai) dengan memberikan 46.034 suara dalam Pilkada Dogiyai,” kata Bupati Dogiyai Terpilih, Yakobus Dumupa, Senin, (06/03/2017).

merasa dukungan tersebut merupakan suatu kepercayaan yang melebihi, sehingga diminta agar adanya dukungan dari semua unsure yang ada di Dogiyai. maka, pelayanan secara transparan bisa terlaksana dengan baik menuju Dogiyai Bahagia. “Ini merupakan dukungan yang sangat luar biasa dari rakyat Kabupaten Dogiyai,” katanya puji rakyat.

“Ini merupakan wujud cinta dan harapan kepada kami agar kami dapat melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Dogiyai ke depan,” ucapnya.

Walau demikian, lanjut dia, pihaknya sebagai manusia biasa yang tak luput dari kelemahan, maka msutinya berikan kekuatan dukungan dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pimpinan daerah.

“Kami hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan. Tetapi, kami akan memperoleh kekuatan dari Allah dan dukungan dari segenap rakyat Kabupaten Dogiyai dalam menjalankan kepemimpinan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai ke depan,” ungkap dia. (AB)

Tak Sia-sia Dalam Hidup, Bupati Terpilih Dogiyai Ajak Semua Komponen Tetap Damai

Bupati terpilih Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP - Jubi/Abeth You
Dogiyai - Banyak orang justru berusaha meraih kesuksesan dan kemenangan dengan mengabaikan aturan. Yang penting bagi mereka adalah sukses dan menang. 

Bupati terpilih Kabupaten Dogiyai, periode 2017-2022, Yakobus Dumupa mengaja kepada semua komponen di daerah Kamuu dan Mapiha agar tak boleh lagi menyia-nyiakan hidup, karena kesuksesan dan kemenangan tak datang dengan sendirinya. 

Hal itu dikatakan menyusul beberapa pasangan calon (Paslon) Pilkada Kabupaten Dogiyai yang sedang menempuh jalur hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Dumupa, dalam hidup setiap orang pasti ingin sukses dan ingin menang. 

“Tetapi kesuksesan dan kemenangan tidak datang dengan sendirinya. Dan juga untuk meraihnya perlu aturan yang harus dipatuhi,” kata Yakobus Dumupa Minggu, (5/3). 

Aturan, katanya, diperlukan agar kesuksesan dan kemenangan dapat diraih secara baik dan benar tanpa mengorbankan kepentingan dan hak terutama hak asasi manusia (HAM) orang lain. “Mereka tidak peduli aturannya. Dan merekapun tidak peduli dengan kepentingan dan hak (HAM) orang lain. Bagi mereka, keberhasilan dan kemenangan mereka jauh lebih penting daripada kepentingan dan hak (HAM) orang lain,” katanya.

Ia menjelaskan, orang yang hidup dan berperilaku demikian biasanya menghalalkan berbagai cara, termasuk cara yang buruk dan busuk untuk meraih kesuksesan dan kemenangan serta menyalahkan orang lain dan menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk menyalahkan orang lain apabila menghadapi masalah dan mengalami kegagalan. 

“Merasa iri hati, benci, dendam dan bermusuhan dengan orang yang telah berhasil dan menang serta pihak lain yang dianggapnya tidak mendukung usahanya, dan  menjadi penghalang bagi orang lain yang telah sukses dan menang atau pihak lain yang hendak sukses dan menang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan, orang yang memiliki cara demikian adalah gagal dalam suatu kemenangan. “Orang yang berperilaku demikian bukan saja telah gagal dalam meraih kesuksesan dan kemenangan, tetapi justru gagal hidup. Sia-sialah hidupnya,” pintanya. (AB)

Germanus Goo: Menghargai Yang Menang dan Menghormati Yang Kalah

Paslon Ya! Ok! saat kampanye terbuka di Moanemani, Dogiyai – Jubi/Abeth You
Dogiyai - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada tanggal 15 Februari 2017 di Kabupaten Dogiyai, Papua telah tertata laksana dengan baik, aman, tertib dan damai. Tidak ada kekerasan ragawi merusak citra peradaban Dogiyai sebagai daerah demokrasi di planet bumi ini.
Ketua Dewan Adat Dogiyai, Germanus Goo bahwa “Menghargai yang menang dan menghormati yang kalah.  Belajar dan berbanggalah atas apa yang sudah kita lakukan.” 

Menurut Germanus Goo, dalam setiap kali berdemokrasi harus menerima kenyataan, yakni keputusan rakyat merupakan sesuatu yang mutlak dan tertinggi. 

“Masing-masing paslon dan para pendukungnya justru saling bersaing untuk bersikap dewasa dan kesatria sesuai makna demokrasi sejati yaitu saling menghormati dan saling menghargai di dalam kemelut persaingan memperebutkan suara rakyat di Dogiyai. Tapi, ifnonya ada pasangan bawah ke MK, itu terserah. Tapi, keputusan KPU pada pleno rekapitulasi perolehan suara tanggal 22 Februari 2017 itu resmi. Artinya bahwa, Kabupaten Dogiyai sudah miliki Bupati terpilih, yakni Yakobus Dumupa dan Oskar Makai,” kata Germanus Goo, Jumat, (03/03/2017).  

Bupati Dogiyai terpilih periode 2017-2022, Yakobus Dumupa, S.IP bahkan mensyukuri kepada Tuhan, bahwa telah memperkenankan rakyat Kabupaten Dogiyai untuk mendukung dan memilihnya bersama sang wakil Bupati, Oskar Makai.

“Kami mohon kepada segenap rakyat Kabupaten Dogiyai dan pihak lainnya untuk mendukung kami memperjuangkan dan mewujudkan Dogiyai Bahagia,” jelas Dumupa.

Lelaki sapaan Jack ini bahkan meminta pertolongan kepada tuhan, bahwa tuntun dan berilah kepadanya kebijaksaan untuk melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Dogiyai. “Jadikanlah kami alatmu untuk mewujudkan Dogiyai Bahagia,” cetusnya.

“Dalam berdemokrasi rakyatlah yang berdaulat, sedangkan kompetitor hanya menerima kedaulatan kalau dikehendaki oleh rakyatnya. Dalam berdemokrasi sesungguhnya tidak ada yang kalah, sebab yang kalah sekalipun adalah pemenang,” papar dia. (AB)

Menuju Dogiyai Bahagia, Dumupa: Jangan Lestarikan Masalah Di Tengah Masyarakat

Dogiyai - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai periode tahun 2017-2022 hingga kini masih menyisakan masalah walaupun telah menggelar rapat pleno penetapan pasangan calon (Paslon) yang meraih suara terbanyak tingkat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Dogiyai , Rabu, (22/02/2017) lalu. 

Masalah tersebut berkaitan dengan ketidakmauan dan ketidakmampuan menerima hasil oleh sebagian pasangan calon. Oleh karena itu, mereka menghendaki penyelesaian melalui jalur hukum, yakni lembaga peradilan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI).

Bupati Dogiyai Terpilih periode 2017-2022, Yakobus Dumupa, S.IP mengakui, pihaknya masih tetap menghargai upaya yang dilakukan ini. Sebab, bagi Dumupa nanti aturan perundang-undangan dan hakim Mahkamah Konstitusi yang memutuskan apakah perkara sengketa Pilkada ini layak dilanjutkan atau dihentikan melalui Putusan Dissmisal (putusan sela).

“Kita harus berupaya agar tidak menciptakan dan tidak boleh melestarikan masalah di tengah masyarakat Dogiyai. Tapi, masalah adalah konkuensi dari kehidupan. Setiap orang yang hidup pasti menghadapi masalah. Manusia selesai menghadapi masalah apabila telah meninggal dunia,” ungkap Yakobus Dumupa, Kamis, (02/03/2017) di Jayapura.

Karena itu, kata mantan ketua Pokja Adat MRP ini, bahwa masalah harus dipandang sebagai hal yang wajar. Tetapi bukan berarti masalah harus diciptakan secara sengaja kemudian dilestarikan.” Kita harus berupaya agar tidak menciptakan dan melestarikan masalah,” ujarnya.

“Dan sekalipun kita menciptakan masalah, kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya. Untuk itu, hati nurani dan akal sehat harus difungsikan semaksimal mungkin dalam menghadapi masalah dalam kehidupan,” bebernya.

Dumupa yang berpasangan dengan Oskar Makai ini mengharapkan, mereka yang merasa masih bermasalah dapat menyadari dan ‘kembali ke jalan yang benar’. 

“Selanjutnya, saya harap semoga semua pihak di Kabupaten Dogiyai bersatu padu berjuang untuk mewujudkan Dogiyai Bahagia,” imbuhnya. (AB)

Bupati terpilih Dogiyai ajak masyarakat tak boleh musuh

Paslon Ya! Ok! (Yakobus Dumupa dan Oskar Makai) ketika menghadiri rapat pleno KPU Dogiyai – Jubi/Abeth You
Dogiyai, – Bupati terpilih Kabupaten Dogiyai, periode 2017-2022, Yakobus Dumupa berharap kepada seluruh masyarakat di 10 distrik agar jangan ada kebencian, permusuhan dan perpecahan hanya gara-gara masalah kemenangan dan kekalahan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai yang dilangsung 15 Februari 2017 lalu.

Dumupa yang dijuluki Ya! Ok! Ini mengatakan, Pilkada hanyalah sebagian kecil kehidupan dari keseluruhan kehidupan semua warga selama hidup di dunia ini. Sebab, sebelum Pilkada telah ada kehidupan. Demikian juga setelah Pilkadapun masih ada kehidupan. 

“Jadi, jangan mengorbankan seluruh kehidupan hanya untuk kepentingan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai. Kemenangan dan kekalahan dalam kompetisi demokrasi adalah hal yang wajar. Kemenangan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada adalah kemenangan segenap komponen masyarakat, termasuk kemenangan bagi pasangan calon yang telah kalah. Karena itu, kemenangan dan kekalahan harus sama-sama disambut dengan penuh sukacita,” tegas Yakobus Dumupa, Selasa, (27/2/2017).

Hal itu ditegaskan mantan anggota MRP ini pasca tiga Paslon lainnya yang merasa keberatan telah mendaftarkan di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan upaya hukum atas Pilkada Dogiyai yang telah berlalu. “Kemenangan saya dan Oskar Makai dalam Pilkada Kabupaten Dogiyai adalah kemenangan segenap komponen di Kabupaten Dogiyai, termasuk kemenangan bagi ketiga pasangan calon yang kalah. Kita sama-sama telah menang,” kata dia. 

“Saya dan Oskar Makai telah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai, tetapi ketiga pasangan calon telah menjadi pemimpin masyarakat. Dan oleh karenanya, kami membutuhkan kontribusi pikiran dan tindakan untuk bersama-sama melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Dogiyai,” jelasnya.

Ditambahkan, kini pihaknya mengajak semua komponen mengedepankan hati nurani dan akal sehat untuk menyelesaikan sedikit masalah yang menodai proses akhir dari Pilkada ini. “Dan setelah itu, marilah kita satukan pikiran dan tindakan untuk memperjuangkan dan mewujudkan Dogiyai Bahagia. Percayalah, Tuhan akan menolong kita,” paparnya.

Terpisah, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Dogiyai, Simon Anouw mengatakan, Pemda setempat menilai bahwa pelaksaan Pilkada di Dogiyai telah berjalan dengan baik, pasalnya hingga rekapitulasi suara di tingkat KPU setempat tidak ada kendala yang menghambat.

“Kami sudah memfasilitasi sehingga berjalan dengan baik walaupun dihebohkan bahwa Dogiyai akan ditunda Pilkada, kami menyampaikan bahwa sekali bendera masih berkibar masih ada uang.  Semua pendanaan sudah aman. Sekarang tahapan penghitungan suara tingkat KPU. Kami menilai kepada KPU kinerjanya berjalan dengan baik, dan juga pengawasan dari Panwas pun baik,” tutur Simon Anouw. 

Sementara itu, Ketua KPU Dogiyai, Moses Magai mengatakan, perolehan suara dari empat Paslon di tingkat kabupaten adalah, Paslon nomor 1, Yakobus Dumupa - Oskar Makai memperoleh 46.034 suara. Paslon 2, Anthon Iyowau - Yanuarius Tigi memperoleh 19.286 suara.

Sedangkan pasangan Fransisco Tebai - Benediktus Kotouki sebanyak 24.509 suara dan pasangan Markus Waine - Angkian Goo sebanyak 36.888 suara,” pungkas Moses. (*)

Himbauan Paslon Terpilih untuk Masyarakat Dogiyai

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Yakobus Dumupa, pemenang Pilkada Kabupaten Dogiyai tahun 2017, menyampaikan sejumlah himbauan pascapleno terbuka dan dinamika setelahnya menyusul gugatan dari pasangan calon (Paslon) lain di daerah itu.

Kata Dumupa, proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai periode 2017-2022 telah selesai. Masyarakat Kabupaten Dogiyai, baik secara personal maupun kolektif telah menentukan pilihan sesuai dengan keinginannya sendiri.

“Empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati telah menerima dukungan dari masyarakat. Dan hasilnya, saya dan Oskar Makai telah memperoleh suara terbanyak, yaitu 46.034 suara. Hasil tersebut telah disahkan dalam Rapat Pleno KPU Kabupaten Dogiyai pada hari Rabu, 22 Februari 2017 di aula Pemda Dogiyai,” jelasnya dalam siaran pers yang dikirim ke suarapapua.com, Sabtu malam.

Dumupa akui bahwa tentu saja hasil ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Kata dia, sikap kontra kebanyakan ditunjukkan oleh ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dan pendukungnya yang telah kalah.

“Di satu sisi, hal ini boleh dianggap wajar sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. Tetapi di sisi lain, seharusnya kekalahan ini harus diterima sebagai konsekuensi logis dari kompetisi politik yang demokratis,” bebernya.

Ia berpendapat, sebagai warga negara yang memiliki hak konstitusional, ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah kalah mempunyai hak untuk mengajukan perkara ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Pasangan Markus Waine dan Angkian Goo telah daftarkan perkaranya di MK pada tanggal 24 Februari 2017, pukul 15.15 WIB,” kata Dumupa.

Hal ini tentu saja untuk menggugat Keputusan KPU Kabupaten Dogiyai mengenai rekapitulasi perolehan suara.

“Saya dan Oskar Makai sebagai pemenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai dijadikan sebagai pihak terkait. Saya menghargai upaya hukum ini,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap, masyarakat Kabupaten Dogiyai agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan upaya hukum ini dan segala dinamikanya, terutama dengan isu-isu murahan yang tidak bertanggungjawab.
“Saya tegaskan, jangan mengorbankan seluruh kehidupan dengan kepentingan lima tahun. Ingat, setelah lima tahun masih ada kehidupan.”

Harapan kepada pihak yang telah kalah dan sedang menempuh jalur hukum, hendaknya tidak melakukan tindakan provokatif dan tindakan kekerasan.

Dumupa berpesan, wajib untuk tenangkan massa pendukungnya. “Ajarilah rakyat etika berpolitik agar dapat berpolitik secara beradab. Jadilah pemimpin yang beradab,” ujar mantan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) ini.

Hal terakhir, Dumupa mengajak, marilah kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Sebab, Tuhan telah bekerja melalui rakyat Kabupaten Dogiyai untuk menentukan pemimpinnya lima tahun kedepan.
“Saya sungguh yakin, Tuhan pun akan bekerja melalui hakim Mahkamah Konstitusi untuk menegaskan kehendak-Nya mengenai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai lima tahun kedepan.”

Ucapan Selamat
Sehari setelah pleno terbuka, Bupati Dogiyai, Herman Auwe bersama istrinya mendatangi kediaman Yakobus Dumupa di Idakebo, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai, Kamis (23/2/2017). Auwe di kesempatan itu menyampaikan langsung ucapan selamat atas kemenangan paslon YA-OK.
Kabarnya, kedatangan Herman Auwe disambut gembira oleh ribuan rakyat pendukung paslon YA-OK yang saat itu berada di halaman rumah bahkan berjubel di pinggir jalan raya.

Dumupa akui saat itu terharu menyambut kedatangan bupati aktif. Selain karena kepala daerah, juga karena ia pun sempat mencalonkan diri di bursa Pilkada Dogiyai yang akhirnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Kehadiran beliau secara tulus mengakui kemenangan saya dan menyampaikan selamat. Seorang pemimpin sejati memang harus bersikap seperti Bapak Herman Auwe. Saya akui beliau adalah pemimpin yang hebat, yang memahami esensi kepemimpinan, politik dan demokrasi secara baik dan benar,” tutur Dumupa.
Ia pun berharap, tiga paslon yang tak sempat memperoleh suara terbanyak dapat bersikap seperti Herman Auwe. Setidaknya mereka dapat menerima hasil Pilkada Kabupaten Dogiyai.

Faktanya, perselisihan hasil Pilkada Dogiyai tahun 2017 sudah terdaftar di MK.

Sumber : Suara Papua
 



Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI