Berita Terbaru :

DAFTAR PENGIKUT WEB

POLITIK "BUSUK"? (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 6)

(Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 6)
Banyak orang berpendapat bahwa politik itu busuk. Busuk berarti tidak baik, tidak bermanfaat, dan tidak menguntungkan. Sehingga jelas tidak dibutuhkan. Umumnya pendapat seperti ini muncul berdasarkan pengalaman dan/atau pengamatan orang yang memberikan pendapat. Karena berdasarkan pengalaman dan/atau pengamatannya politik praktis cenderung dilaksanakan dengan cara-cara yang tidak baik dan hasilnya pun tidak memberi manfaat atau menguntungkan masyarakat, maka politik dianggap "busuk".

Apakah benar politik itu busuk? Ataukah yang busuk adalah orang yang berpolitik?

Untuk memahami hal ini, cermatilah perbandingan berikut ini. Apabila orang yang beragama suka mencuri, apakah yang busuk adalah agama atau orang yang beragama itu? Apabila terjadi longsor akibat pembabatan hutan secara liar, apakah yang busuk adalah alam atau orang yang suka membabat hutan? Dan satu lagi, apabila Anda lapar karena Anda tidak berkebun dan memasak makanan untuk Anda makan, apakah yang busuk adalah makanan atau Anda?

Sesungguhnya politik itu mulia. Dan tak seorangpun lepas dari politik dalam hidupnya, sebab "manusia adalah makhluk politik". Sadar atau tidak, hendak mengakui atau mengelak, setiap orang selalu berurusan dengan hal-hal atau urusan-urusan politik hampir setiap saat. Hanya saja hal seperti ini tidak pernah disadari atau karena Anda selalu memahami politik dalam perspektif yang sempit (sesuai kapasitas kemampuan Anda saja). Anda berpendapat mengenai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai berarti Anda berpolitik. Anda berorganisasi apapun konteks dan levelnya berarti Anda berpolitik. Dan satu lagi, Anda terlibat dalam pengambilan keputusan untuk hal tertentu berarti Anda berpolitik. 

Apabila dalam berpolitik praktis terjadi hal-hal yang tidak baik, tidak bermanfaat dan tidak menguntungkan masyarakat, maka yang busuk adalah orang yang berpolitik, bukan politik yang busuk. 

Jika Anda adalah orang yang selalu berpendapat bahwa politik itu busuk, maka ubahlah perspektif Anda mengenai politik mulai sekarang. Janganlah membangun asumsi-asumsi konyol dalam diri Anda dan orang lain seolah-olah asumsi Anda benar. Kalau memang ada fakta tertentu bahwa politik praktis menjadi tidak baik, tidak bermanfaat dan tidak menguntungkan masyarakat, maka salahkanlah (busukkanlah) orang yang berpolitik, bukan menyalahkan (membusukkan) politik.

Marilah kita berpolitik secara cerdas dan bijak. Hasil yang baik dan benar berawal dari pemahaman yang baik dan benar. Pahamilah politik secara baik dan benar, agar keseluruhan proses politik praktis dapat dilaksanakan dengan baik dan benar untuk mewujudkan hidup yang baik dan benar, yakni kehidupan yang bahagia, baik di dunia maupun di akhirat.
Dogiyai Bahagia!

ALLAH sayang kita. Amin.

Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

NATAL DAN DOGIYAI BAHAGIA (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 5)

(Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 5)
Suatu ketika malaikat Gabriel mendatangi Maria di Nazareth dan menyampaikan bahwa ia akan mengandung dan melahirkan Sang Juru Selamat. Walaupun awalnya Maria tak percaya hal itu karena dia masih perawan, tapi setelah diyakinkan oleh malaikat Gabriel, maka ia pun menerima dengan suka cita. Maria bahagia.

Setelah Sang Juru Selamat dilahirkan di palungan di Betlehem, sekelompok malaikat menyampaikan kabar kelahiran Juru Selamat itu kepada para gembala. Surga bahagia (diwakili para malaikat) dan bumi pun bahagia (diwakili para gembala).

Natal adalah momentum bahagia. Sang Bahagia lahir untuk membahagiakan manusia, dengan mendamaikan hubungan ALLAH dan manusia yang sempat retak akibat dosa manusia.

Dalam momentum Natal inipun saya menyerukan Dogiyai Bahagia. Dogiyai Bahagia yang berarti (1) kebahagiaan yang mendasar dan menyeluruh; dan (2) kebahagiaan yang melintas ruang dan waktu. Semangat Natal haruslah menjadi semangat untuk mewujudkan Dogiyai Bahagia.
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

COPY-PASTE (KEGAGALAN) PELAYANAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI KABUPATEN DOGIYAI DAN SOLUSINYA (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 4)

Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 4
Setelah mencermati proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah tertentu dalam kurun waktu tertentu, pasti muncul beberapa pertanyaan, antara lain (1) apakah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat telah berhasil?; (2) mengapa terjadi kegagalan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat?; dan (3) bagaimana menata dan/atau memperbaiki proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat agar berhasil?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini wajar muncul (1) agar proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat dapat dievaluasi dan (2) agar selanjutnya proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan benar agar dapat berhasil.

Bagaimana dengan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai? Secara lebih rinci telah saya uraikan dalam buku berjudul "Membangun Meeuwodide: Mengevaluasi dan Menata Pelayanan Pemerintahan dan Pembangunan Masyarakat di Kabupaten Nabire, Kabupaten Paniai, Kabupaten Dogiyai, dan Kabupaten Deiyai (Sebuah Pengantar)." Dari hasil evaluasi, saya menemukan bahwa proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai "tidak berjalan efektif" dan muncul gejala-gejala "kegagalan".

Tidak berjalan efektifnya dan munculnya gejala-gejala kegagalan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai salah satunya disebabkan oleh "sesat pikir" (krisis gagasan) mengenai proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai yang diidap oleh para stakeholders yang berkompeten dalam proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat, terutama pihak Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Akibat sesat pikir (krisis gagasan), maka proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai cenderung dilaksanakan dengan gaya "copy-paste" (model "pembangunan copy-paste"). Model ini cenderung meniru proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di tempat lain dan diterapkan di tempat lain secara membabi-buta, tanpa proses analisa dan adaptasi terlebih dahulu secara baik dan benar. Uniknya, yang juga ditiru adalah kegagalan pembangunannya. Tapi yang lebih unik lagi kegagalan pembangunan itu diyakini baik dan benar karena sudah "dimapankan" (Ingat, dimana-mana keburukan dan kesalahan yang telah dimapankan sering dan/atau selalu diyakini sebagai kebaikan dan kebenaran).

"Pembangunan copy-paste" di Kabupaten Dogiyai ini apabila dilaksanakan terus-menerus, maka akan menyebabkan kegagalan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang sangat fatal. Untuk mewujudkan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang berhasil dan berkualitas sebagaimana diinginkan dan dibutuhkan oleh segenap masyarakat Kabupaten Dogiyai, maka dibutuhkan (1) orang-orang cerdas dan bijak yang memahami proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang semestinya; (2) gagasan cerdas dan bijak berkaitan dengan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dihasilkan oleh orang-orang cerdas dan bijak tersebut; dan (3) eksekutor gagasan cerdas dan bijak yang paham cara mengeksekusinya.

Melalui proses perenungan yang panjang dan evaluasi yang cermat, saya telah merumuskan gagasan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang cerdas dan bijak dengan cita-cita DOGIYAI BAHAGIA. Gagasan ini saya rumuskan dengan mempertimbangkan (1) masa lalu kehidupan orang Mee, (2) aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Dogiyai, dan (2) cita-cita hidup masyarakat Kabupaten Dogiyai yang hendak diwujudkan di masa depan, dengan berpedoman pada (1) nilai-nilai adat dan kebudayaan Mee dan (2) sambil memperhatikan perkembangan global, Indonesia dan Papua. 

Keberhasilan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai berada di tangan orang Dogiyai (orang Mee di Kamuu dan Mapiha) sendiri. Marilah kita mewujudkannya. DOGIYAI BAHAGIA!
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

KAMPANYE MENCERDASKAN (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 3)

Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 3
Kampanye umumnya dilakukan untuk menarik perhatian, mencari simpati dan memperoleh dukungan dari pihak lain, baik secara pribadi maupun kolektif. Dengan begitu pihak yang berkampanye akhirnya bisa mendapatkan keuntungannya. Keuntungan dalam konteks seperti ini sering diidentikkan sebagai kemenangan.

Kampanye juga dilakukan dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah secara langsung di Indonesia. Para calon Kepala Daerah yang telah memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah diberi kesempatan untuk berkampanye. Melalui kegiatan kampanye mereka menyampaikan gagasan dan impiannya mengenai proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang mereka rumuskan dalam visi, misi dan program yang hendak mereka lakukan. Dengan begitu mereka berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat agar terpilih menjadi Kepala Daerah.

Agar dapat terpilih menjadi Kepala Daerah, seringkali para calon Kepala Daerah menghalalkan berbagai cara dalam berkampanye, termasuk kampanye hitam (black campaign). Padahal kampanye hitam (black campaign) tidak diperbolehkan menurut aturan perundang-undangan, karena mengandung unsur fitnah, kebohongan, dan provokatif. Selain itu kampanye hitam (black campaign) juga tidak memberikan pendidikan politik yang baik dan benar kepada masyarakat, yang pada akhirnya merongrong kehidupan yang humanis dan demokratis.

Pelaksanaan kegiatan kampanye dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai periode tahun 2017-2022 sebaiknya dilakukan dengan baik dan benar. Kampanye yang baik dan benar mengandung pengertian (1) kampanye dilakukan secara damai dan berintegritas; (2) kampanye dilakukan secara positif; dan (3) kampanye dilakukan untuk mendidik masyarakat. Intinya, kampanye harus menjadi kegiatan yang mencerdaskan.

Marilah kita berkampanye untuk mencerdaskan. Karena kecerdasan adalah modal terpenting untuk pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai kedepan.
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

POLITIK BERADAB (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 2)

(Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 2)
Lebih kurang sejak setahun lalu, media sosial (terutama Facebook) diramaikan dengan hal pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai periode tahun 2017-2022. Banyak orang asli Kabupaten Dogiyai (orang Kamu dan Mapia) "mengiklankan" diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai dengan beraneka ragam argumen, mulai dari yang rasional hingga irasional. Tetapi dalam kenyataannya, yang sudah pasti menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai periode tahun 2017-2022 adalah 6 (enam) pasangan calon dengan 2 (dua) pasangan calon memiliki masalah dualisme Partai PKPI (yang menurut rencana akan diputuskan keabsahan dukungannya pada hari ini oleh PTTUN Makasar). Selanjutnya pasangan calon yang telah ditetapkan melakukan kegiatan kampanye hingga tanggal 11 Februari 2017 dan pemilihan pada tanggal 15 Februari 2017.

Banyak orang berasumsi bahwa "semua cara adalah hahal" dalam berpolitik. Dengan mengandalkan asumsi ini, sejumlah orang (terutama para pasangan calon tertentu dan para pendukung tertentu) gemar melakukan "kampanye hitam" (black campaign) dan melakukan tindakan tidak terpuji dan tidak beradab yang bertentangan dengan etika dan aturan perundang-undangan. Misalnya, memfitnah calon tertentu dengan menggunakan identitas (nama dan foto) palsu di media sosial (Facebook, Twitter, dll), memprovokasi masyarakat dengan menyebarkan berita bohong, merusak alat peraga kampanye (APK) pasangan calon tertentu, mengintimidasi anggota Tim Sukses calon tertentu, dan lainnya.

Sesungguhnya cara seperti ini bertentangan dengan etika dan aturan perundang-undangan. Dan juga cara seperti ini dilakukan oleh orang yang lemah; lemah kemampuan intelektual, lemah kemampuan emosional, dan lemah kemampuan spiritual. Kelemahan yang membalut dirinya ini menjadikan dirinya sebagai pecundang, bukan pahlawan; dan provokator, bukan profesionalis.

Mulai sekarang cara berpolitik dengan menghalalkan "cara haram" (tidak terpuji dan tidak beradab yang bertentangan dengan etika dan aturan perundang-undangan) harus dihentikan. Hentikan kebiasaan memfitnah dan memprovokasi dan hentikan kebiasaan melakukan tindakan kekerasan. Berpolitiklah dengan mengedepankan etika dengan berpedoman pada aturan perundang-undangan. Bangunlah peradaban politik yang humanis. Jadilah orang-orang yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia maupun akhirat.

Karl Popper (filsuf Inggris) pernah mengatakan, "Memang mutiara dihasilkan oleh kerang, tetapi hanya kerang yang terlukalah yang dapat menghasilkan mutiara." Kebaikan seringkali lahir dari rahim keburukan dan kebenaran seringkali lahir dari rahim kesalahan. Maka, bertobatlah dari kegemaran melakukan keburukan dan kesalahan dan jadilah orang yang gemar melakukan kebaikan dan kebenaran. Jadilah agen kebahagiaan menuju DOGIYAI BAHAGIA.
ALLAH sayang kita. Amin.
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

"MENGATASI MASALAH TANPA MASALAH" (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 1)

Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 1
"Mengatasi masalah tanpa masalah" adalah slogan Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Indonesia. Jika kita membutuhkan dana, maka asalkan kita mempunyai barang berharga, kita dapat mengadaikannya di Perum Pegadaian. Kita akan memperoleh dana dengan jumlah tertentu dengan jaminan barang berharga yang kita titipkan. Tetapi kita dikenakan bunga yang harus kita bayar saat kita mengambil kembali barang berharga yang kita titipkan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Perum Pegadaian. Yang jelas masalah (kebutuhan) kita teratasi dengan pelayanan Perum Pegadaian ini tanpa masalah.
Apakah kita pun dapat "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah"?
Orang yang bijak dan cerdas tentu saja tidak menghendaki agar masalah diatasi dengan melahirkan dan melestarikan masalah. Sebab hal itu tidak menyelesaikan masalah, tetapi boleh jadi justru menambah masalah. Hal ini berarti kita terus-menerus hidup dalam masalah. Dan akhirnya kita pun menjadi orang bermasalah.
Hal yang sama pun berlaku dalam konteks pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai. Masyarakat Kabupaten Dogiyai yang bijak dan cerdas (1) tidak menghendaki mengatasi masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai dengan melahirkan dan melestarikan masalah; dan (2) tidak menghendaki mengatasi masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai oleh orang yang bermasalah.
Agar masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai teratasi tanpa melahirkan dan melestarikan masalah, maka harus mempunyai gagasan yang cerdas dan bijak. Gagasan itu adalah visi, misi dan program pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dirumuskan dan dilaksanakan berdasarkan (1) kondisi obyektif kehidupan masyarakat Kabupaten Dogiyai; dan (2) cita-cita hidup masyarakat Kabupaten Dogiyai yang hendak diraih di masa depan.
Selain itu, agar masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai teratasi tanpa melahirkan dan melestarikan masalah, maka proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat harus dipimpin dan/atau dilakukan oleh orang yang tidak bermasalah. Yang dimaksud dengan orang yang tidak bermasalah adalah (1) orang yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan emosional, dan kemampuan spiritual secara memadai dan berimbang; (2) orang yang mempunyai gagasan cerdas dan bijak mengenai pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai; dan (3) orang yang selam ini tidak menciptakan dan melestarikan kebencian, permusuhan, dan perpecahan antara sesama orang Dogiyai (khususnya antara wilayah Kamu dan Mapia, antara agama Katolik dan Protestan, dan antara kelompok kepentingan tertentu dengan kelompok kepentingan tertentu lainnya).
Akhirnya, semuanya tergantung kepada komitmen dan pilihan masyarakat Kabupaten Dogiyai sendiri. Masyarakat Kabupaten Dogiyai sendiri yang harus menentukan bagaimana dan siapa yang "tidak bermasalah" untuk "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah".
Berdoalah untuk memohon kepada ALLAH, sebab Dia akan memberikan petunjuk untuk menentukan bagaimana dan siapa yang "tidak bermasalah" untuk "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah".
Dogiyai Bahagia!
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)

Paslon Ya! Ok!: Kami Bercita-cita mewujudkan ‘Dogiyai Bahagia’

Baliho Paslon Yakobus Dumupa dan Oskar Makai/ist
Dogiyai – Pasangan calon (Paslon) Kabupaten Dogiyai periode 2017-2022, Yakobus Dumupa dan Oskar Makai alias Ya! Ok! nyatakan pihaknya tetap bersyukur kepada Allah, karena atas kehendak-Nya kedua anak muda ini bisa menjadi calon tetap.

Menurut Yakobus Dumupa, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai, karena telah memberikan dukungan kepada Paslon Ya! Ok! dalam pesta demokrasi ini, selanjutnya mereka tinggal menentukan siapa yang layak pemimpin Kabupaten Dogiyai lima tahun ke depan.

“Saya dan Oskar Makai mengusung dan menawarkan visi yang singkat, namun telah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, yakni Dogiyai Bahagia. Visi ini saya rumuskan melalui proses perenungan yang panjang, kemudian saya  berkesimpulan bahwa tujuan utama hidup manusia adalah untuk berbahagia,” tutur Calon Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa kepada media ini di Moanemani, Senin, (05/12/2016).

Kebahagiaan itu, kata dia, hendak diraih secara fisik maupun psikis, sendiri maupun kolektif, sekarang maupun nanti dan di dunia maupun akhirat. Dalam konteks pencalonan pihaknya bercita-cita bahwa seluruh proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Dogiyai ke depan dilaksanakan dalam rangka untuk mencapai kebahagiaan. 

“Dan untuk mewujudkannya kami mempunyai sejumlah misi, program dan program prioritas yang jitu, yang kami rumuskan secara rasional dan obyektif sesuai dengan kondisi faktual, kebutuhan dan cita-cita segenap komponen masyarakat di Kabupaten Dogiyai sambil mempertimbangkan perkembangan negara Indonesia dan global,” papar Yakobus.

Cawabup Dogiyai, Oskar Makai mengungkapkan, guna mencapai kebahagiaan tersebut, dimohon dukungan dari segenap masyarakat Dogiyai. “Jadi, dukungan pertama yakni memilih kami berdua menjadi Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai periode tahun 2017-2022,” ujar Oskar.

“Kita bersama-sama membangun Kabupaten Dogiyai ke depan. Sebab, membangun Kabupaten Dogiyai adalah tugas semua komponen masyarakat Dogiyai. Percayalah, dalam kebersamaan, persatuan dan persaudaraan kita akan mewujudkan Dogiyai Bahagia,” pungkasnya. (***)
 



Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM - DUMUPA ODIYAIPAI